You are here: Home › Investasi

Sub Menu

Investasi Emas

Ada beberapa alasan yang membuat Emas sebagai investasi yang paling tepat :

  • Emas adalah komoditi yang spesial dan unik
  • ; Emas digali dari perut bumi dan terakumulasi, jadi jumlahnya terus bertambah. Nah semakin banyak orang yang menginginkan maka nilainya sangat tinggi. Sebab kandungan emas yang ada di permukaan bumi ini diperkirakan hanya berkisar 150.000 ton – 160.000 ton saja.
  • Emas adalah uang sepanjang zaman
  • ; Emas selalu menjadi uang (alat tukar) dalam sejarah manusia, diakui ataupun tidak. Faktanya bahwa setiap negara di dunia mengendalikan nilai uang kertasnya dengan mempengaruhi supply emas di pasar. Artinya bahwa uang sebenarnya adalah emas, bukan kertas yang bernominal.
  • Emas adalah alternatif dari US$ dan mata uang kertas lainnya
  • ; Seluruh mata uang kertas selalu turun nilainya dari waktu ke waktu. Mengapa? Karena uang kertas selalu bisa dicetak kapan saja dan berapa saja pemerintah mau. Emas-lah yang memiliki daya beli nyata, bukan US$, Rupiah, atau mata uang lainnya.
  • Nah untungnya di Indonesia masih ada koin Dinar emas yang diproduksi oleh PT. ANTAM (Aneka Tambang) sehingga kita bisa melihat secara obyektif. Dinar emas setara dengan 4,25 gram emas 22 karat. Ketika artikel ini ditulis harga satu Dinar = Rp. 2.250.336. Dengan uang segitu, saat ini kita bisa beli kambing di manapun di seluruh dunia. Luar biasa bukan? Selama lebih dari 14 abad harga emas tetap stabil (Zero Inflation). Dahulu (1970) ketika orang tua saya membeli kambing untuk diternak, harganya Rp. 8.000. Nah sekarang setelah 40 tahun? Hehehe beli sate kambing satu kodi (20 tusuk) juga gak bisa tuh (Boom Inflation).
  • Nilai emas ditentukan oleh pasar
  • ; Berbeda dengan uang kertas yang ditentukan oleh kebijakan pemerintah tentang suku bunga bank. Ketika suku bunga bank turun atau naik tinggi sekalipun, hal itu tidak ada kaitannya dengan harga emas tuh.
  • Emas selalu dalam kondisi ‘Bull Market’
  • ; Tahun 1994 harga emas 24K adalah Rp. 24.000 per gram, hari ini harga per gram mencapai Rp. 325.000. Artinya mengalami kenaikan 13 kali lipat lebih. (Sebenarnya bukan naik sih, tapi uang Rupiah yang mengalami kemerosotan nilai tukarnya. Dahulu dengan 24 ribu bisa beli emas 1 gram, nah sekarang harus dengan 325 ribu – Sama aja kali ya?). Apa yang menghalangi harga emas untuk naik 10 kali lipat lagi dalam 10 tahun mendatang? Tidak ada! Artinya bisa saja harga emas per gram mencapai Rp. 3.250.000,- Artinya ketika anak Anda yang saat ini masih SD, 10 tahun mendatang biaya kuliahnya bisa mencapai 10 kali lipat dibanding saat ini. Masih percaya sama uang kertas?
  • Sebagai perlindungan asset
  • Sebagai tabungan terbaik untuk tujuan tertentu
  • Likuiditas tinggi dan Non Regional
Berlaku di manapun di seluruh dunia. Tidak seperti uang kertas yang terbatas teritorial. Dengan emas Anda bisa beli di Makkah, dan menjual di Maccao dengan sangat mudah dan berlaku harga internasional.

 

  • Daya beli dan nilai jual emas stabil sepanjang zaman; Dikisahkan dalam hadits riwayat Bukhori sebagai berikut : "Ali bin Abdullah menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, Syahib bin Gharqadah menceritakan kepada kami, ia berkata ‘Saya mendengar penduduk bercerita tentang ‘Urwah, bahwa Nabi saw. memberikan uang satu Dinar kepadanya agar dibelikan seekor kambing untuk beliau. Lalu dengan uang tersebut ia membeli dua ekor kambing, kemudian ia jual satu ekor dengan harga satu Dinar. Ia pulang membawa satu Dinar dan satu ekor kambing. Nabi saw. mendo’akannya dengan keberkahan dalam jual belinya. Seandainya ‘Urwah membeli debupun, ia pasti beruntung.” (HR. Bukhari)

    Dari keterangan hadits tersebut kita bisa ketahui bahwa harga pasaran kambing yang wajar di zaman Rosulullah saw. adalah satu Dinar. Kesimpulan ini diambil dari fakta bahwa Rosulullah saw. adalah orang yang sangat adil, tentu beliau tidak akan meminta ‘Urwah membeli kambing dengan uang yang kurang atau berlebih.

    Walaupun ‘Urwah dapat membeli dua ekor kambing dengan satu Dinar, itu dikarenakan kepandaiannya dalam berdagang. Sehingga kepandaiannya ini menjadi pembicaraan penduduk. Terbukti ‘Urwahpun berhasil menjual satu ekor kambing dengan harga satu Dinar. Keahliannya menjadi legenda, betapa tidak? ‘Urwah justru datang kepada Rosulullah saw. dengan satu ekor kambing dan uang satu Dinar. Luar biasa...!

Kelebihan lain dari investasi emas :

Bila inflasi tinggi (uang kertas semakin merosot nilainya), harga emas juga tinggi. Kurs Dollar naik (uang Rupiah lagi-lagi merosot nilainya), harga emas juga naik.

Bisa direncanakan untuk haji, pernikahan, pendidikan, ataupun kepemilikan rumah. Tahun 1973 ketika orang tua saya naik haji, ongkosnya cuman Rp. 500 ribu. Segitu sudah dengan biaya penginapan selama 30 hari di tanah suci. Untungnya ketika pulang beliau membeli dua emas batangan dari Makkah 100 gram dan 25 gram, waktu itu harga masih 4 ribu / gram. Rencananya untuk ongkos naik haji anak cucunya kelak. Rupanya langkah beliau sangat cerdas, terbukti ketika tahun 2009 cucunya naik haji dengan setoran ONH sekitar 40 juta-an. Ketika emasnya dijual ternyata diperoleh uang 43 juta (harga emas 24K saat itu 334.000 / gram). Hehehe malah masih ada lebihan deh. Artinya dengan emas ongkos haji semakin murah ya?