You are here: Home › artikel
  • DemeXeMuse says:02 Nov 2013
    nyasar kisini gara2 ini: http://htwins.net/scale2/ , pas liat sampe ukuran terkecil…
    Apa itu Quantum?
  • eko budhi says:27 Sep 2013
    Waaah kajiannya luar biasa bang.. memperkuat informasi tentang quantum ikhlas..…
    Energi Otak Manusia
  • Raudha says:28 Jul 2012
    Ajiibb bang !! like this notes
    Energi Otak Manusia
  • banghaq says:13 Apr 2012
    Dana yang ada di Kemenag dijadikan sukuk (sejenis obligasi) tapi dengan margin yang…
    Menjadi Pengusaha itu Mulia
  • miska says:14 Mar 2012
    dana haji yang di kemenag digulirkan kemana, Bang? makasih
    Menjadi Pengusaha itu Mulia

Menjadi Pengusaha itu Mulia

2 Thu 01, December 2011 in Business Opportunities by banghaq

 

Pengusaha selalu berpikir "Bagaimana memenuhi kebutuhan orang lain?” Dan kalau kita mau menelaah lebih jauh, ternyata KEBUTUHAN itu tercipta dari MASALAH. Artinya, ketika kita menghadapi masalah maka akan membutuhkan sesuatu yang bisa menyelesaikan masalah itu. Bagi kebanyakan orang, masalah ini dianggap sebagai penghambat sehingga membutuhkan bantuan orang lain yang bisa menyelesaikan masalahnya. Berbeda dari kacamata seorang pengusaha, justru dari masalah inilah muncul IDE dan GAGASAN untuk memberikan manfaat dan kemudahan bagi banyak orang dalam memenuhi kebutuhannya.

Jika kita cermati, pengusaha yang bisa memberikan SOLUSI bagi masalah orang lain akan memiliki peluang pasar yang sangat besar. Ambl contoh mudahnya, ketika kita sakit maka mau tidak mau harus berobat. Obat, Rumah Sakit dan Dokter adalah kebutuhan mendesak bagi orang sakit. Maka bisa kita lihat, perusahaan yang memproduksi obat-obatan sangat maju pesat. Atau usaha jasa Rumah Sakit menjadi salah satu usaha yang sangat menjanjikan. Begitupula perguruan tinggi yang mencetak Dokter menjadi sangat tinggi peminatnya.

Lalu apa kaitannya dengan bisnis yang akan kita bangun? Artinya saya memberikan gambaran bahwa USAHA yang dibangun atas dasar pemenuhan KEBUTUHAN orang banyak dan berfokus pada pemberian SOLUSI yang BERMANFAAT sangat memberikan peluang untuk kita kembangkan.

Demikian pula pemenuhan kebutuhan rohani yang sangat mendasar bagi setiap insan. Ambil contoh tingginya minat Jamaah Haji yang setiap tahun selalu melebihi kuota. Kondisi ini dimanfaatkan oleh perbankan untuk memberikan dana talangan bagi calon jamaah yang berniat untuk berhaji namun terkendala biaya. Alhasil, kuota haji selalu tertutupi setiap tahunnya bahkan untuk 5 sampai 6 tahun mendatang. (Click di sini untuk artikel Program Haji dan Umrah Mandiri Sejahtera)

Tidak bisa dipungkiri lagi, pemenuhan kebutuhan rohani menjadi salah satu peluang usaha yang tidak akan lapuk oleh jaman hingga yaumul qiyamah. Dan ini menjadi salah satu cara kita untuk berniaga dengan Tuhan, yaitu perniagaan yang senantiasa meningkatkan keIMANan kepadaNya dan mau berjuang di jalanNya dalam artian berusaha memenuhi perintahNya dengan upaya terbaik.

Demikian pula dengan Umroh, yaitu salah satu ibadah untuk memakmurkan Baitullah. Didorong oleh kerinduan setiap Muslim dan Muslimat untuk memenuhi panggilanNya ke tanah suci membuat ibadah Umroh selalu menjadi KEBUTUHAN rohani yang selalu tinggi peminatnya.

Namun, kerinduan ini sering terhambat oleh MASALAH biaya yang membuat kita berkecil hati. Nah keadaan seperti ini bagi Pengusaha justru menjadi PELUANG untuk memberikan SOLUSI yang BERMANFAAT bagi orang banyak. Hanya saja perlu CARA-CARA terbaik yang tidak melanggar SYARIAT dan Ketentuan hukum yang berlaku. Lalu bagaimana caranya?

Cara terbaik adalah dengan sistem berjamaah, yaitu kita membentuk rombongan yang berniat untuk berumroh pada bulan yang telah ditetapkan bersama. Ambil contoh bahwa rombongan kita yang terdiri dari 24 orang akan melakukan Umroh secarabersama-samapada bulan Maret 2012. Maka langkah-langkah yang kita lakukan adalah sebagai berikut :

Pertama :

  • Menabung 4 juta di BMT Global Insani sebagai Down Payment (DP) atau Uang Muka biaya Umroh dengan rincian :
    • Tabungan Awal Rp. 150.000,-
    • DP Umroh Rp. 3.500.000,-
    • Sistem Distributor Rp. 100.000,-
    • Administrasi Rp. 250.000,-
    • Kita mendapatkan buku tabungan sebagai bukti sah atas setoran tabungan.
    • Jika belum memiliki dana 4 juta, maka bisa dimulai dengan menabung Rp, 200.000,- di BMT sebagai KOMITMEN kita untuk perencanaan Umroh. Dengan cara gemar menabung ini akan membuat setiap perencanaan kita terealisir.

Kedua :

  • Team rombongan jamaah menerima Mudhorobah system Umroh dari total setoran tabungan 96 juta (24 orang x 4 juta)
    • Mudhorobah Referensi Rp. 12.000.000,- terdiri dari :
      • Cash Rp. 9.600.000,-
      • Suplemen Kesehatan untuk keperluan Umroh Rp. 2.400.000,-
    • Mudhorobah Cycle Program Rp. 8.000.000,- (Cash)
  • Mudhorobah Sharing Couple Rp. 1.200.000,- (80% Cash; 20% Voucher e-Wallet)

(Penghasilan mudhorobah tersebut masuk sebagai penghasilan rombongan)

Ketiga :

  • Setiap kali pertemuan jamaah, koordinator mengkoordinir iuran jamaah sebagai tabungan untuk tambahan biaya Umroh. Dana tersebut dialokasikan sebagai tabungan masing-masing, sehingga akan memperkecil dana talangan.
  • Untuk memperkecil dana talangan, selain dari iuran mingguan atau bulanan, disarankan Team Rombongan melakukan referensi kepada rombongan lain sebagai calon peserta umroh untuk periode berikutnya. Dari kegiatan ini akan diperoleh Mudhorobah Referensi dan Cycle. Hasil dari mudhorobah tersebut bisa sebagai tambahan biaya umroh team rombongan.
  • Bahkan bila dilakukan secara berjamaah dan kerjasama team yang baik,bisa jadi hasil dari mudhorobah tersebut bisa menutupi seluruh biaya umroh.

Keempat :

  • Jika ternyata masih terdapat kekurangan dari total biaya umroh rombongan, maka BMT Global Insani memberikan solusi dalam bentuk Dana Talangan. Dengan cara ini memastikan semua peserta rombongan bisa berangkat umroh. (Prosedur pemberian dana talangan dibahas lebih lengkap dengan team rombongan).
  • Setelah pulang menunaikan ibadah umroh, maka team rombongan melakukan angsuran secara berjamaah yang dibayarkan setiap bulan (selama 12 bulan atau 24 bulan). Dan langkah ini sudah menjadi kebiasaan team rombongan dengan cara membayar iuran jamaah. Disarankan team mengangsur dengan sistem referensi berpola jamaah, sehingga bisa meringankan biaya.
  • Setelah lunas, maka team rombongan bisa merencanakan untuk umroh berikutnya tanpa harus membayar DP (pembayaran DP hanya satu kali untuk umroh berkali-kali). Caranya kembali melakukan langkah ke dua hingga keempat.

Semoga bermanfaat bagi setiap insan yang merindukan tanah suci...

 

Last Modified: Tue 21, February 2012
  • Visits: 1569
  • (Current Rating 0.0/5 Stars) Total Votes: 0
  • 5 0

2 Comments

Leave a reply


Contact Information

  • E-mail: info@banghaq.com
  • Address: Jl. Pangeran Arya Salingsingan - Blok Sidapurna No. 7
    Ds. Kasugengan Kidul Kec. Depok - Cirebon 45155