You are here: Home › artikel
  • DemeXeMuse says:02 Nov 2013
    nyasar kisini gara2 ini: http://htwins.net/scale2/ , pas liat sampe ukuran terkecil…
    Apa itu Quantum?
  • eko budhi says:27 Sep 2013
    Waaah kajiannya luar biasa bang.. memperkuat informasi tentang quantum ikhlas..…
    Energi Otak Manusia
  • Raudha says:28 Jul 2012
    Ajiibb bang !! like this notes
    Energi Otak Manusia
  • banghaq says:13 Apr 2012
    Dana yang ada di Kemenag dijadikan sukuk (sejenis obligasi) tapi dengan margin yang…
    Menjadi Pengusaha itu Mulia
  • miska says:14 Mar 2012
    dana haji yang di kemenag digulirkan kemana, Bang? makasih
    Menjadi Pengusaha itu Mulia

Sabar Itu Sederhana

0 Fri 16, December 2016 in Motivasi by banghaq

Sabar akan menuntun kita untuk bersikap "sederhana”, namun dalam kesederhanaan-nya bisa berdampak "tidak sesederhana” dalam kehidupan. Orang yang sabar menyadari bahwa dibutuhkan kesungguh-sungguhan dalam setiap upaya dan usaha. So, kesungguh-sungguhan dalam usahanya adalah wujud kesabaran, itulah kesederhanaan dalam berpikir, bahwa untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan kesungguhan usaha.


Mari kita cek orang-orang yang telah berhasil dalam kehidupannya, saya menjamin tidak ada yang bisa mencapainya kecuali mereka telah bersungguh-sungguh dalam pencapaiannya. Bahkan mereka bekerja lebih keras, lebih rajin, lebih ulet dan tekun dibanding orang lain pada umumnya.

Umar bin Abdul Aziz, Khalifah yang sangat bijaksana dan gemilang kepemimpinannya, sampai – sampai dalam kepemimpinanya, tak ada satupun rakyatnya yang berhak menerima zakat, karena semua rakyatnya berkecukupan dan mampu membayar zakat. Beliau memilih hidup sederhana, dikembalikan semua fasilitas yang diberikan kepadanya sebagai khalifah ke baitul mal, istrinya tercintapun Fatimah setuju dengan konsep sederhana yang ia pilih dalam hidupnya, padahal Umar bin Abdul Aziz adalah lelaki yang terbaik pada zamannya, dari keluarga yang terhormat, yang hidup penuh dengan kemudahan dan kemewahan, meskipun demikian beliau merupakan sosok  yang sangatbersahaja, agamis dan amanah. Dan Fatimah, istrinya adalah putri satu-satunya dari seorang  bangsawan sekaligus khalifah, Abdul malik bin Marwan. Fatimah  terbiasa hidup dengan segala fasilitas yang luar biasa dari orang tuanya sebagai penguasa Abbasiyah.

"Kehidupan itu harus hebat dan luar biasa, namun sikap kita harus tetap sederhana."


Kita  tengok yuk… kesederhanaannya, dari kisah yang pernah saya baca…

Begitu sederhananya konsep kehidupan yang mereka terapkan, orang yang belum mengenal tidak menyangka bahwa mereka adalah pasangan penguasa umat islam kala itu. Diceritakan, suatu hari datanglah wanita Mesir untuk menemui khalifah di rumahnya. Sesampai di rumah yang ditunjukkan, ia melihat seorang wanita yang cantik dengan pakaian yang sederhana sedang memperhatikan seseorang laki-laki yang sedang memperbaiki pagar rumah yang  dalam kondisi rusak.

Setelah berkenalan si wanita Mesir baru sadar bahwa wanita tersebut adalah Fatimah, isteri sang Amirul Mukminin Umar bin Abdul Aziz. Tamu itu pun menanyakan sesuatu hal, "Ya Sayyidati…, mengapa engkau tidak menutup auratmu dari orang yang sedang memperbaiki pagar rumah engkau?” Seraya tersenyum Fatimah menjawab, "Dia adalah amirul mukminin Umar bin Abdul Aziz yang sedang engkau cari”.

Memaknai kata "sederhana” juga dapat dilihat dalam contoh penggunaan peralatan yang canggih atau bisa dikatakan hebat luar biasa. Semakin canggih peralatan, maka semakin mudah dan sederhana penggunaannya. Meskipun dibalik kesederhanaannya terdapat "kerumitan” yang amat sangat. Itulah sebabnya mengapa Tuhan mengatakan, "Sesungguhnya dibalik kesulitan terdapat kemudahan!”
"Bagi orang yang sabar, kesulitan adalah jalan kemudahan hidupnya"
So, saya setuju memang hidup ini tidak mudah, namun bagi mereka yang mau memudahkan kehidupan orang lain maka akan dimudahkan Tuhan. Mari kita tengok semua peralatan yang membuat hidup kita menjadi mudah, ternyata berasal dari mereka yang mau kesulitan dalam membuatnya. Dibalik mudahnya penggunaan TV, Handphone, Komputer, dan lain-lain terdapat kerumitan pembuatan yang mungkin tak terbayangkan dalam benak kita. Namun kehidupan mereka yang telah memudahkan orang lain tentu jauh lebih mudah. Itulah sebabnya saya katakan, "Siapapun yang memudahkan orang lain, maka Tuhan memudahkan kehidupannya. Ia tampil di dunia sebagai kepanjangan tangan Tuhan yang membantu kesulitan umat menjadi kemudahan. Sehingga rejeki mereka yang memudahkan menjadi lebih mudah.”

Mulai hari ini, berpikirlah sederhana, "Siapa yang akan saya bantu hari ini?” Lalu bertindaklah dengan kesungguhan dalam membantunya, meskipun belum tentu Anda bisa sebagaimana yang diharapkan! Namun berbuatlah sesuai kemampuan Anda dan tetaplah memiliki niat dan kesungguhan untuk bisa membantunya, maka lihatlah apa yang akan Tuhan berikan untuk Anda! Sungguh Tuhan akan membantu siapapun yang selalu bersedia membantu orang lain.

"Bersabar dalam membantu orang yang kesulitan akan ditenagai kekuatan Tuhan. Itulah sebabnya Tuhan berfirman : Seungguhnya Aku bersama orang-orang yang sabar"

Memberikan bantuan tidak identik dengan "uang”. Bantuan bisa berupa tenaga, pikiran, maupun informasi yang bisa memudahkan orang lain –Menunjukkan arah jalan yang tepat kepada orang yang tersesat adalah lebih baik dibanding Anda memberikan ongkos tanpa tahu arah.


Kita telah sama-sama mengetahui bahwa "sedekah” bisa menjadi pembuka pintu rejeki. Hanya saja makna sedekah harus kita perluas agar tidak terjebak dalam pemahaman yang sempit, sehingga banyak orang menjadi kikir dan berkata : "Jangankan lagi mau bantu orang lain, lah wong saya sendiri sulit kok..!”


Prinsip dalam bersedekah adalah "memberi” apa yang kita miliki untuk memudahkan bagi siapa saja yang membutuhkan. Lalu, apa yang kita miliki? Seharusnya jika hanya punya "senyum”pun mestinya bisa bersedekah dengan senyum yang ramah. Nah jika demikian maka kita bisa bersedekah setiap hari dalam aktifitas kita. Pedagang yang ramah dan murah senyum akan menyenangkan calon pembeli, maka tidak heran tokonya lebih banyak didatangi pembeli. Pekerja yang ringan tangan dan suka membantu pekerjaan teman-temannya akan lebih mudah naik jabatan. Maka tidak salah jika Tuhan akan memberikan jalan kemudahan bagi bagi mereka yang suka bersedekah.


Semua yang saya katakan ini nampak sederhana, namun dibutuhkan kesungguhan dalam melakukannya. Memang tidak mudah, tapi kehidupan ini diberikan kepada mereka yang mampu memudahkan kesulitan orang lain.

	

Last Modified: Fri 16, December 2016
  • Visits: 259
  • (Current Rating 0.0/5 Stars) Total Votes: 0
  • 0 0

No Comments Yet...

Leave a reply


Contact Information

  • E-mail: info@banghaq.com
  • Address: Jl. Pangeran Arya Salingsingan - Blok Sidapurna No. 7
    Ds. Kasugengan Kidul Kec. Depok - Cirebon 45155